RINGKASAN SEJARAH HYPNOSIS

Untuk mengetahui berapa lama hypnosis berkembang, anda hanya perlu melihat catatan sejarah tertua tentang tata cara pengobatan yang diketahui dari tulisan Mesir kuno”Ebers Papyrus”. Tulisan tersebut menjelaskan teori dan pengobatan bangsa Mesir kuno pada tahun 1552 SM. Dalam Ebers Papyrus diceritakan di sebuah kuil yang di namai “Kuil Tidur”, para pendeta mengobati pasiennya dengan cara menempelkan tangannya di kepala pasien sambil mengucapkan sugesti (incatation) untuk penyembuhan. Para pendeta penyembuh tersebut sangat dipercaya memiliki kekutan magis oleh masyarakat pada masa itu.

Seorang Raja Mesir yang bernama Pyrrhus, Kaisar Vespasian, Francis I dari Prancis dan para bangsawan Prancis lainnya sampai Charles X ternyata juga mempraktekkan cara pengobatan yang intinya memberi sugesti kepada pasien untuk penyembuhan. Sedangkan di India terdapat sebuah tulisan di dinding kuil yang menggambarkan proses pengobatan pada saat pasien dalam kondisi trance (hypnosis), yang melalui suatu tarian atau gerakan-gerakan monoton dalam acara ritual penyembuhan.

Abad ke-18
Pada tahun 1700 ada tokoh terkenal dalam sejarah hipnosis dari Austria bernama Franz Anton Mesmer(1734 – 1815). Sepanjang abad ke-18, ia memulai cara penggunaan trans untuk menyembuhkan pasien, sehingga beliau mendapat julukan, "Bapak Hypnosis." Dari namanya pun kita mengenal istilah, "mesmerisme."

Anton Mesmer memulai praktek “hypnosis” atas desakan temannya Mozart, sehingga ia membeli sebuah tempat di mana ia bisa memulai untuk melakukan praktek "penyembuhan" kepada orang-orang. Mesmer mengklaim bahwa ia memiliki energi khusus. Ia mengatakan bahwa magnet mengalir ke tubuhnya melalui tongkat ajaib. Ia berkeyakinan mampu menyembuhkan penyakit apa pun menggunakan magnet, sehingga hal ini pun mlahirkan istilah “magnetisme” yang kita ketahui saat ini.

pada tahun 1784 Mesmer didiskreditkan oleh French Academy of Medicine yang diketuai oleh Ben Franklin, ia menemukan metode mesmer, setelah meneliti dan mempelajari bahwa magnet tidak memberikan efek apapun secara medis.


Abad ke-19
Di Perancis, Pastur Castodi de Faria (Abbe Jose Castodi de Faria), sudah melakukan penelitian hipnosis secara ilmiah dan beliau adalah penemu tehnik induksi yang terus berkembang sampai sekarang, namun reputasinya di perburuk oleh beberapa doktor yang iri terhadap beliau.

Abbe Faria juga menyatakan bahwa sikap psikologis ada hubungannya dengan kondisi hipnosis, dan mengemukakan bahwa seseorang yang dalam keadaan trans (hypnosis) tidak dapat diinduksi melawan kehendak seseorang.

pada abad ini terdapat beberapa ahli hypnosis seperti:

1-John Elliotson dari Inggris, memelopori penggunaan magnet dan hypnosis untuk pengurangan rasa sakit selama operasi (anastesi).
2-Emile Coue memperkenalkan konsep otosugesti (self hypnose),kepada publik. Coue berpendapat bahwa semua hipnosis dipengaruhi oleh teknik-teknik self-hypnosis.
3-Dr James Braid, beliau adalah orang yang benar-benar memajukan hypnosis pada masa tahun 1800-an. Braid juga dihormati karena menemukan tehnik induksi "waking suggestion."

Abad ke-20
Selama Perang Dunia, hypnosis digunakan sebagai terapi terhadap para prajurit yang mengalami trauma masa perang. Pada tahun 1955, British Medical Association menyatakan bahwa hypnosis layak digunakan untuk mengobati hysteria dan digunakan sebagai anastesi. Tahun 1958, American Medical Association membuat pernyataan yang sama sekaligus mengkritik keras hypnosis yang ditujukan sebagai hiburan/pertunjukan (hypnose stage).

Pada abad ke-20 ini, banyak peneliti, dokter, dan tokoh medis lainnya mulai mengambil minat untuk belajar lebih banyak tentang hypnosis. seperti John kappa,Ormond McGill, Dave Elman dan tentu saja Dr Milton H Erickson yang kita kenal sebagai "Bapak Hypnosis" modern.

Perkembangan NLP Neuro Linguistic Program
Berikut keterangan NLP secara definisi yang saya kutip dari wikipedia & e-book Ronny F Ronodirdjo (trainer NLP)
“NLP adalah model komunikasi interpersonal dan merupakan pendekatan alternatif terhadap psikoterapi yang didasarkan kepada pembelajaran subyektif mengenai bahasa, komunikasi, dan perubahan personal. Semula pembahasan lebih terpusat pada berbagai hal yang membuat perbedaan, antara individu "unggul" dengan individu "rata-rata". Guna memahami lebih lanjut akan perbedaan tersebut, mereka melakukan serangkaian pemodelan pada berbagai aspek dari individu "unggul", seperti berbagai prilaku dalam menerima serta menyikapi lingkungan sekitar. Hal itu berujung pada pemahaman mengenai mekanisme kerja pikiran. Sehingga NLP berisikan berbagai pre-suposisi mengenai mekanisme kerja pikiran dan berbagai cara individu dalam berinteraksi dengan lingkungan dan antar sesamanya, disertai dengan berbagai metode untuk melakukan perubahan.”

Definisi NLP, yaitu :
1-Neuro merujuk pada proses neurologis dari melihat, mendengar,merasakan, menghirup dan perabaan, yang kemudian membentuk pengalaman.
2- Liguistic merujuk pada cara kita menggunakan bahasa untuk merepresentasikan, mengorganisasikan pengalaman dan mengkomunikasikannya dengan orang lain.
3-Programming merujuk pada strategi dan teknik yang digunakan untuk mengorganisasikan proses internal yang pada akhirnya akan membawa hasil akhir.

Neuro Linguistic Program di ciptakan oleh John Grinder bersama Richard Bandler pada tahun 1970-an. Bandler dan Grinder melakukan percobaan dengan melakukan pemodelan terhadap Fritz Perls, ahli Gestalt Therapy; Milton H. Erickson Hypnotherapy; Virginia Satir ahli Family Therapy dan George Bateson Psikiater.

Akan tetapi, yang benar-benar menjadikan NLP sangt populer adalah Anthony Robbins, hingga menyebar ke seluruh dunia. Selanjutnya Anthony Robbins membuat trademark sendiri yaitu NAC (Neuro Associations Conditioning).

Richard Bandler berpendapat bahwa, hypnosis merupakan bagian natural dari kehidupan sehari-hari, kita menggunakannya untuk mempengaruhi orang lain, membayangkan apa yang dipikirkan oleh orang lain dan mengulangi kembali pengalaman dalam pikiran kita. Salah seorang hypnotherapist yang dimodel oleh Bandler dan Grinder adalah Milton H. Erickson, MD.





Catatan tambahan:
Saya menerima e-mail dari Cliff seorang praktisi Street Hypnosis di Amerika, yang berisi : “Bahwasanya Karakter terkenal, seperti Wolfgang Amadeus Mozart, Thomas Edison, Winston S.Churchill dan Albert Einstein menunjukkan minat dalam hipnosis atau self-hypnosis.”.
Nah… pertanyaanya sekarang, apakah anda tertarik dengan hypnosis seperti mereka? Atau hanya menganggap hypnosis sebagai performance “lucu-lucuan” yang penuh dengan dunia mistik. tentu semuanya saya serahkan pada anda untuk menilai…

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk anda…





Sumber bacaan :
-Buku “ The Art of Hypnosis: Mastering Basic Techniques” ditulis oleh : C.Roy Hunter,Charles Tebbetts

-e-book “UNCONSCIOUS BLITZ READING” Ditulis oleh : Ronny F .Ronodirdjo Pelatih nlp www.belajarNLP.com

-e-book ‘The Mind Technology Expert” oleh Indra madjid

Kembali Muda Dengan hormone HGH

Human Growth Hormone (HGH) adalah hormone yang dikeluarkan oleh kelenjar pituitari. hormon ini berfungsi untuk memerangi ketuaan dan menyebabkan pertumbuhan serta perbaikan jaringan tubuh termasuk otot, kulit, ginjal dan sebagainya. Pada masa kanak-kanak HGH diperlukan untuk pertumbuhan tubuh/ tinggi badan. Hormone HGH meningkat secara alami ketika manusia mengalami masa pubertas, hingga pada usia 20 tahun, kemudian akan menurun secara perlahan.


Berdasarkan penelitian Dr Daniel Rudman pada tahun1990 melaporkan bahwa HGH membalikkan proses penuaan pada`manusia. Selanjutnya Eksperimen Dr. David Khansari dan Dr. Thomas Gustad, dari North Dakota memdapatkan bahwa tikus yang diberi HGH hidupnya lebih panjang dari pada yang non-HGH.


Namun sebenarnya pada saat tidur lelap (baca: berkualitas) tubuh kita juga memproduksi HGH, lebih tepatnya adalah ketika gelombang otak manusia dalam keadan Delta (0,1-3,9 Hz). Di dalam dunia hypnosis gelombang otak Delta ini dikenal dengan nama profound somnambulisme. Seiring berkembangnya kemajuan zaman, untuk mencapai keadaan Delta, kini telah ditemukan tekhnologi brainwave (binaural sound), yang mana kita hanya mendengarkan suara untuk mencapai gelombang otak di frekuensi Delta.